Jenis – jenis Survei

 

SurveyMonkey vs. Google Forms

Salah satu metode yang sangat populer dalam proses pengumpulan data adalah survei. Hal ini karena dengan membuat survei, seseorang dapat dengan mudah mengumpulkan informasi dan jawaban dari banyak pihak dalam waktu yang tergolong singkat. Jika dilakukan dengan benar, survei dapat sangat membantu dalam mengumpulkan respon dan menarik kesimpulan dari sebuah populasi.

Survei juga merupakan metode pengumpulan data yang sangat fleksibel. Banyak pelaku bisnis dan para ahli yang menggunakan survei di berbagai bidang dan untuk berbagai keperluan. Hal ini membuat survei memiliki jenis yang beragam. Beberapa jenis survei yang populer adalah sebagai berikut:

  1. Survei Kepuasan Pelanggan

Pelanggan adalah kunci kesuksesan setiap bisnis. Maka dari itu adalah sangat penting bagi setiap pelaku bisnis untuk mengerti pelanggan mereka dengan baik. Dengan menggunakan survei, para pelaku bisnis dapat dengan cepat mendapatkan berbagai informasi terkait pelanggan mereka. Salah satu informasi penting yang sering kali dicari oleh para pelaku bisnis adalah tingkat kepuasan pelanggan. Dengan memahami tingkat kepuasan pelanggan dan mengetahui apa yang dibutuhkan oleh pelanggan dan apa yang masih perlu diperbaiki, para pelaku bisnis dapat dengan lebih mudah membuat rencana bisnis mereka kedepannya.

  1. Survei Kesehatan

Para ahli di bidang kesehatan dapat memanfaatkan survei untuk mendapatkan berbagai informasi dari masyarakat. Salah satu yang populer adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terkait penyakit tertentu dan juga mengetahui pola hidup masyarakat. Dengan memahami kondisi masyarakat, maka para ahli dibidang kesehatan dapat menyediakan program – program yang lebih tepat guna bagi masyarakat. Selain itu, para pengelola fasilitas kesehatan pun tentu saja dapat menggunakan survei untuk mengetahui tingkat pelayanan mereka dan mengetahui bidang mana yang perlu mereka tingkatkan. Dengan menggunakan survei secara tepat, taraf pelayanan kesehatan dan tingkat kesehatan masyarakat secara umum pun dapat terus ditingkatkan.

  1. Survei Penelitian Pasar

Melakukan penelitian pasar dengan menggunakan survei secara online adalah salah satu cara yang paling cepat dan optimal dalam melakukan penelitian pasar, baik itu untuk merencanakan konsep produk baru, mengumpulkan umpan balik terhadap produk yang sudah ada, mengukur tingkat kesadaran masyarakat terkait merek mereka, dan untuk meningkatkan tingkat kesetiaan pelanggan. Hampir semua fokus penelitian pasara akan dapat dilakukan dan dipermudah dengan menggunakan online survei sebagai metode pengumpulan data. Hal ini terutama karena pada umumnya penelitian pasar membutuhkan jumlah responden yang besar, lokasi yang cukup tersebar, dan demografis yang cukup spesifik. Dengan menggunakan survei maka tantangan – tantangan ini akan dengan mudah untuk diatasi oleh para peneliti.

  1. Skor Net Promotor

Salah satu metode yang paling populer di dunia dan telah diakui oleh para ahli sebagai standar dalam mengukur kepuasan pelanggan adalah dengan mengetahui Skor Net Promotor. Dengan menghitung Skor Net Promotor, para pelaku bisnis dapat mengetahui tingkat kepuasan pelanggan dengan lebih akurat dan dapat membandingkan nilai mereka dengan nilai dari bisnis saingan mereka untuk mengetahui tingkat performa mereka di mata pasar. Para pelaku bisnis pun dapat menggunakan nilai ini sebagai basis penilaian performa mereka dari waktu ke waktu. Dengan demikian, pengukuran performa pun akan menjadi jauh lebih mudah dan akurat, baik itu secara periodik maupun dengan membandingkannya dengan nilai pesaing mereka.

  1. Survei Kepuasan Pegawai

Pegawai adalah salah satu aset yang paling penting bagi setiap organisasi dan bisnis. Memahami tingkat kepuasan pegawai terhadap lingkungan kerja mereka adalah salah satu langkah paling dasar yang dapat dilakukan oleh setiap pemimpin dan manajer dalam usaha meningkatkan produktivitas kerja dan moral para pegawai. Informasi penting lainnya yang dapat diketahui dari survei kepuasan pegawai adalah keluhan dan masukan dari para pegawai, dan umpan balik setelah menjalani program pelatihan. Dengan mengetahui keluhan pegawai, para pemimpin dan manajer dapat membuat program pelatihan dan mengalokasikan dana mereka untuk pengembangan pegawai dengan lebih baik lagi, sehingga para pegawai yang berkualitas pun dapat dipertahankan.

  1. Survei Pemasaran

Dengan menggunakan survei, para pelaku bisnis dapat membuat keputusan pemasaran dengan lebih tepat karena keputusan tersebut akan didasari oleh informasi pasar secara aktual. Banyak hal dalam bidang pemasaran yang dapat memanfaatkan hasil survei, beberapa di antaranya adalah meningkatkan performa website, menguji konsep iklan yang baru, dan mengukur kesadaran merek suatu bisnis. Lebih lanjut lagi, para pelaku bisnis dapat menggunakan survei berbasis penelitian panel untuk lebih memaksimalkan hasil survei mereka. Dengan membuat kriteria demografis para responden yang menjawab survei mereka menjadi lebih spesifik, maka hasil survei yang akan didapatkan pun akan menjadi lebih relevan terhadap target pasar produk tersebut.

  1. Survei Perencanaan Acara

Para perencana acara yang terbaik tidak berhenti bekerja seusai acara tersebut selesai. Mereka akan mengumpulkan umpan balik dari para peserta, sponsor dan vendor yang terlibat dalam acara tersebut guna mengetahui kekurangan dan kelebihan acara tersebut. Dengan demikian para perencana acara tersebut akan mengetahui apa saja yang disukai dan tidak disukai oleh para peserta, dan dengan informasi tersebut, mereka akan dapat merencanakan acara selanjutnya dengan lebih baik lagi. Lebih lanjut lagi, survei dapat dilakukan bahkan saat sebelum acara dimulai, dan saat acara berlangsung.

  1. Survei Pendidikan

Salah satu bidang yang paling banyak menggunakan survei adalah bidang pendidikan. Para pelajar, guru, dan pengelola institusi pendidikan dapat menggunakan survei untuk mempermudah pekerjaan mereka, dan meningkatkan performa mereka. Para pelajar misalnya, dapat menggunakan survei untuk mengumpulkan data terkait proyek penelitian, atau untuk skripsi mereka. Para tenaga pengajar dapat menggunakan survei untuk mendapatkan umpan balik dari para pelajar untuk mengetahui performa mereka, dan meningkatkan kualitas pengajaran mereka, atau bahkan dalam mengembangkan konsep metode pengajaran yang terbaru. Para pengelola institusi pendidikan dapat menggunakan survei untuk memastikan fasilitas yang ada terawat dan masih cukup dapat menunjang proses belajar mengajar, atau bahkan mengetahui fasilitas apa yang para pelajar dan pengajar butuhkan untuk meningkatkan proses belajar mengajar.