Meningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Online Survey

Seiring dengan semakin majunya sistem teknologi dan globalisasi, kebutuhan untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas pun menjadi syarat utama dalam menjamin masa depan seorang individu. Kualitas mutu sistem pendidikan yang baik pun menjadi kian penting dalam menjamin kualitas setiap individual agar dapat bersaing di masa depan. Salah satu cara yang sangat populer dan efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan secara berkala mendapatkan feedback atau umpan balik terkait performa suatu sistem pendidikan. Orang tua, guru, maupun dosen dapat merasakan manfaat dari umpan balik ini demi mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik.

emailcollectorSistem pendidikan adalah sistem yang kompleks dengan jumlah aspek dan pihak yang terlibat dan perlu diperhatikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Mulai dari efektivitas suatu fakultas, manfaat program ekstrakulikuler, sampai dengan kualitas mengajar seorang guru, ada banyak informasi yang dapat digali dengan menggunakan survei online sebagai berikut:

  1. Menilai relasi hubungan antara sekolah dan keluarga murid.

Latar belakang keluarga akan sangat mempengaruhi tingkat pembelajaran seorang siswa di sekolah. Dengan informasi ini, para tenaga pengajar di sekolah akan dapat menghadapi siswa dengan pendekatan yang lebih baik, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan mutu proses belajar mengajar. SurveyMonkey misalnya, telah bekerja sama dengan Harvard School of Education dalam penyelenggaraan survei terkait hal ini dalam rangka memberikan pihak sekolah pengertian yang lebih baik tentang latar belakang keluarga siswa mereka.

  1. Mengevaluasi hasil pembelajaran.

Melakukan ujian bukanlah satu – satunya cara untuk mengukur kualitas hasil pembelajaran siswa. Dengan melakukan survei, para tenaga pengajar akan memperoleh input yang berharga untuk memperbaiki bidang dimana para siswa paling sering mendapatkan kesulitan, dan para siswa sendiri pun akan mendapat kesempatan untuk menyadari dan mengingat kembali apa yang sudah mereka pelajari dalam tahun ajaran tersebut.

  1. Survei untuk orang tua murid.

Peran orang tua terhadap pendidikan anaknya adalah sangat penting terutama pada tahun – tahun pertama seorang anak mengenyam pendidikan formal. Pada umur – umur ini, seorang anak akan lebih banyak menceritakan masalahnya kepada orang tua. Pihak sekolah dapat menggunakan survei untuk mendapatkan feedback dari para orang tua murid terkait proses belajar murid, kesan murid terhadap para guru di sekolah, dan adaptasi murid terhadap lingkungan sekolah. Dengan mengetahui informasi ini pihak sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar mengajar yang lebih ideal.

  1. Menganalisa lingkungan belajar mengajar.

Kondisi lingkungan sekolah sebagai tempat belajar mengajar adalah sangat penting bagi para murid, baik bagi perkembangan karakter maupun akademis mereka. Banyak hal yang perlu diperhatikan oleh para penyelenggara pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar yang baik, mulai dari menjaga tingkat motivasi belajar para muridnya, kualitas fasilitas belajar mengajar, pendekatan tenaga pengajar terhadap para murid, tingkat keamanan dan kebersihan lingkungan sekolah, sampai dengan pertanyaan sensitif seperti ada atau tidaknya bullying.

  1. Evaluasi performa sistem online sekolah.

Dengan majunya sistem teknologi informasi, sudah merupakan hal yang wajar jika sekolah dan lembaga penyelenggara pendidikan kini memiliki website pribadi, baik untuk memberikan informasi program pendidikan yang ditawarkan, pendaftaran, sampai dengan untuk memfasilitasi metode pembelajaran online. Dengan banyaknya hal baru, murid tentu perlu dilibatkan dalam mengembangkan sistem online ini, agar menjamin proses belajar mengajar yang efektif dan pengalaman pengguna yang baik.

  1. Mengetahui tingkat kepuasan siswa.

Tidak dipungkiri dari segi bisnis maka para pelajar adalah konsumen dari lembaga penyelenggara pendidikan, dan menjaga tingkat kepuasan konsumen adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan. Dengan mengetahui informasi seperti tingkat efektivitas proses belajar mengajar, efektivitas guru pembimbing, atau kelengkapan buku di perpustakaan, maka pihak sekolah dan universitas pun dapat mengetahui faktor apa saja yang menjadi membentuk tingkat kepuasan siswanya.

  1. Mendapatkan feedback siswa untuk setiap mata pelajaran.

Tidak ada yang mengetahui kualitas proses belajar mengajar pada suatu mata pelajaran lebih dari para siswa. Jika pihak sekolah ingin meningkatkan kualitas pengajaran setiap mata pelajaran yang mereka miliki maka mereka harus bertanya pada siswa. Dengan melakukan survei, maka pihak sekolah akan mendapat informasi terkait efektivitas dan kapabilitas pengajar dari segi akademis dan metode mengajar, dan juga kualitas referensi pendukung pelajaran seperti buku dan slide presentasi.

  1. Survei untuk para tenaga pengajar.

Peran guru dan dosen sebagai tenaga pengajar adalah merupakan salah satu hal yang paling penting dalam menentukan mutu suatu sistem pendidikan. Pihak sekolah dapat memaksimalkan performa para tenaga pengajar dengan menggunakan survei untuk mengetahui pandangan dan pengalaman mengajar mereka terkait relasi dengan kolega, kebutuhan pelatihan, dan kondisi lingkungan kerja serta fasilitas penunjang lainnya.

  1. Perencanaan kurikulum, program ekstrakulikuler, dan acara sekolah / kampus.

Dengan mengadakan survei, pihak sekolah akan dipermudah dalam mengetahui minat dan ketertarikan para siswa dan guru terhadap suatu mata pelajaran atau program ekstrakulikuler. Selain itu, pihak sekolah pun dapat menggunakan survei dalam merencanakan acara sekolah seperti karya wisata.

Contoh Template Education Survey (dalam Bahasa Inggris)

Topik dalam melakukan Education Survey sangat beragam dan sangat tergantung dari setiap individu dan organisasi. Dalam koleksi template surveinya, SurveyMonkey menawarkan beragam template survei yang dapat dimodifikasi oleh pengguna sesuai beragam kebutuhan.