Tips Menulis Pertanyaan Survei yang Baik

 

SurveyMonkey vs. Google Forms

Ketika Anda ingin melakukan survei online untuk membantu Anda melakukan tugas, pekerjaan, atau bisnis Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah tentukan tipe pertanyaan seperti apa yang akan Anda buat.

Dalam SurveyMonkey dan platform survei lainnya, dikenal beberapa tipe pertanyaan, yaitu:

  • Pilihan ganda : Anda mengajukan pertanyaan yang dapat dijawab dengan beberapa pilihan jawaban pasti, biasanya menggunakan pilihan abjad A, B, C, atau D.
  • Skala angka : Anda biasanya menggunakan tipe pertanyaan ini untuk mengetahui seberapa setuju, atau seberapa tidak setuju orang terhadap sesuatu. Dan Anda menentukan urutan tersebut misalnya dengan angka 1 sampai 5 dimana 1 merupakan tanda sangat setuju, dan 5 merupakan tanda sangat tidak setuju.
  • Essay : Pertanyaan essay membiarkan responden untuk menuliskan jawaban mereka sesuai dengan yang mereka inginkan pada text box dan tidak dibatasi sesuatu, biasanya untuk mengetahui komentar mereka mengenai suatu hal. Respon terhadap pertanyaan jenis ini dapat dilihat menggunakan SurveyMonkey’s Open Ended Question Analysis tool.
  • Demografis : Pertanyaan jenis ini digunakan untuk mengetahui lebih dalam mengenai responden Anda. Pertanyaan ini akan bicara seputar berapa usia Anda, apa pekerjaan Anda, bahkan berapa pendapatan Anda per bulan.

Ketika Anda sudah mengenali tipe-tipe pertanyaan ini, Anda akan dengan sendirinya memilih tipe pertanyaan mana yang cocok untuk setiap nomor pertanyaan survei Anda dan Anda akan tahu alasannya. SurveyMonkey juga dapat membantu Anda memilih pertanyaan mana yang cocok dengan menggunakan fitur survey creation tools dari SurveyMonkey.

 SurveyMonkey juga dapat membantu Anda untuk menulis pertanyaan survei Anda dengan baik melalui beberapa tips berikut ini:

  1. Gunakan bahasa mereka.

Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh semua kalangan. Ingat bahwa responden Anda bisa berasal dari kalangan mana saja, dan anggap bahwa mereka sedang menghentikan pekerjaan mereka yang menumpuk demi mengisi survei Anda—maka bantu mereka untuk dapat mengisi survei Anda dengan cepat dan mudah.

Misalnya, Anda mengajukan pertanyaan:

“Seberapa inginkah Anda menggunakan Gojek?

Sebaiknya, pertanyaan Anda dibuat mudah dan jelas dengan pertanyaan seperti:

“Gojek adalah jasa angkutan roda dua yang dapat dipesan secara online sesuai dengan lokasi dan tujuan Anda. Seberapa inginkah Anda menggunakan Gojek?

Jika Anda tidak menjelaskan terlebih dahulu maksud pertanyaan Anda, responden Anda bisa saja salah paham atau malah mengisi pertanyaan Anda secara random—yang tentunya akan menurunkan kualitas data Anda nantinya.

  1. Buat sesederhana mungkin.

Jangan mengajukan dua pertanyaan sekaligus dalam satu pertanyaan, karena itu akan membuat responden Anda bingung, misalnya:

“Seberapa rapi dan menarik produk di toko tersebut?”

Responden Anda mungkin akan bingung dalam menjawabnya. Bisa saja mereka berpikir itu rapi, namun tidak menarik, atau tidak rapi tetapi menarik, dan sebagainya. Maka dari itu, Anda harus memisahkan kedua pertanyaan tersebut:

“Seberapa rapi produk di toko tersebut?”

“Seberapa menarik produk di toko tersebut?”

Dengan begitu, Anda membantu responden Anda untuk mengisi kedua pertanyaan itu dengan mudah dan cepat, dan feedback yang Anda dapatkan juga dapat lebih jelas.

  1. Seimbang dan tidak bias

Hindari membuat pertanyaan yang mengandung unsur subjektivitas atau memasukkan keinginan Anda, misalnya:

“Menurut kami, customer service kami sudah sangat baik dalam melayani customer. Menurut Anda, seberapa baik customer service kami melayani Anda?”

Pertanyaan ini tentunya akan memberikan tekanan kepada responden dan terkesan memaksa responden untuk menjawab dengan hal yang positif. Seharusnya, pertanyaan yang Anda ajukan seimbang antara positif dan negatif, misalnya:

“Seberapa baik customer service kami dalam membantu Anda?”

“Seberapa kecewa Anda ketika berbicara dengan customer service kami?”

Perhatikan intonasi pertanyaan Anda agar seimbang dan responden dapat memberikan jawaban mereka yang sejujurnya sesuai dengan yang mereka alami. Cara ini bisa membantu Anda untuk membuat keputusan dan dapat memberitahu Anda jika ada sesuatu yang salah.

Menulis pertanyaan survei baru merupakan tahap awal dalam merancang form survei Anda. Pastikan Anda memahami tipe pertanyaan apa yang ingin Anda ajukan kepada responden Anda dan perhatikan tiga hal krusial di atas untuk membantu Anda membuat pertanyaan survei yang baik dan tidak bias demi keberlangsungan bisnis Anda atau kesuksesan pekerjaan Anda.

SurveyMonkey juga menyediakan banyak jenis template yang dapat Anda gunakan jika Anda merasa menemukan kategori yang sesuai dengan survei yang akan Anda lakukan atau jika Anda tidak memiliki ide mengenai pertanyaan apa yang akan Anda ajukan.