Pengertian, Struktur, Dan Karakteristik Planet Mars

Pengertian, Struktur, Dan Karakteristik Planet Mars - Tata surya memiliki banyak planet dan benda-benda yang memiliki orbit mengelilingi matahari. Semua benda memiliki lintasan masing-masing sehingga dalam berevolusi tidak akan bertabrakan. Salah satu planet yang berjarak dekat dengan matahari adalah Mars. Planet Mars merupakan planet keempat terdekat dari matahari setelah Merkurius, Venus, dan Bumi.  Planet Mars ini masuk dalam kategori planet inferior atau yang memiliki orbit lintasan lebih pendek daripada Bumi.

Baca Juga : Manfaat Sungai

Planet Mars memiliki rata-rata diameter 6.780 km. Perbandingan massa Mars dengan massa Bumi adalah 11 : 110. Sementara, perkiraan jarak rata-rata Planet Mars dari matahari adalah sekitar 228.000.000 km. Waktu yang diperlukan Mars untuk mengelilingi matahari adalah sekitar 687 hari. Hal ini menyebabkan Mars pada mulanya diduga memiliki suhu dan kelembaban serta masa yang sama dengan Bumi yang memungkinkan makhluk hidup dapat tinggal di sana.

Nama Mars diambil dari nama salah satu dewa yang ada dalam mitologi Yunani sebagai Dewa Ares. Sedangkan dari Mesir Kuno, menyebut planet ini dengan nama Her Desher yang artinya merah.

Baca Juga : Pengendalian Hama Tikus

Jika dilihat dari jarak bumi yang cukup jauh, Mars ini memang memiliki warna merah menyala yang cukup dominan. Ini yang menyebabkan orang sering menyebut planet ini dengan sebutan planet merah.  Di Jawa, orang sering menyebut Mars dengan Lintang Joko Belek dan juga Lintang Lanthip, yang artinya bintang berwarna merah.

Mars memiliki dua satelit yang berevolusi mengelilinginya. Satelit itu ditemukan pada tahun 1877 oleh astronom Amerika. Satelit yang bernama phobos dan deimos ini memiliki struktur yang kecil dan tidak teratur. Jika dilihat secara detail, kedua satelit Mars ini memiliki struktur berlubang-lubang, penuh karang, dan warnanya dominan gelap.

Baca Juga : Pengertian PT dan CV

Jika dilihat dari struktur permukaannya, Planet Mars termasuk golongan planet terestrial. Ini disebabkan Planet Mars memiliki permukaan yang terdiri dari lembah, gunung, dan tudung es. Pada salah satu bagiannya terdapat Cydonia Mensae, yang merupakan perbukitan namun dari atas terlihat seperti wajah manusia. Namun, anggapan menyatakan bahwa fitur ini hanyalah kenampakan alam biasa.

Planet Mars memiliki atmosfer yang tipis dengan kandungan dominan karbondioksida. Permukaan Mars dipenuhi dengan banyak gunung berapi. Salah satu gunung berapi bernama Olympus Mons. Hal ini menujukkan keberadaan aktivitas geologis di planet ini. Sementara pada bagian luar, ditemukan kandungan kecil metana.

Hal ini disebutkan memungkinkan keberadaan makhluk hidup yang tinggal di Planet Mars. Meski sampai sata ini belum ditemukan tanda kebenarannya.

Baca Juga : Pengertian Sholat Jumat

Question Title

* 1. What is your job role?

T